INILAH.COM, Jakarta - Pihak Polri belum bisa memastikan pelaku ledakan bom yang mengguncang Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7). Namun seorang WNA menyimpulkan, pasti ada pesan di balik bom itu.
"Sudah jelas, kedua tempat yang banyak orang asing dan ekspatriat itu memang target (pemboman). Menurut saya, bom itu merupakan sebuah pesan yang mereka coba sampaikan," ujar seorang WNA yang tinggal di sebuah apartemen di kawasan tersebut, Greg Woolstencroft kepada CNN.
Greg baru saja melintasi kedua hotel itu dalam perjalanan kembali ke apartemennya saat ledakan pertama terjadi pada 07.45 WIB. Dalam wawancara telepon dengan CNN, Greg mengatakan melihat asap berwarna gelap naik ke atas. Greg langsung mengambil ponselnya dan berlari ke TKP.
"Pada saat itulah terjadi ledakan kedua dari Ritz Carlton, jadi saya berlari ke hotel itu dan tahu bahwa itu ledakan bom. Kedua sisi hotel dan restorannya hancur karena ledakan itu," lanjutnya.
Greg tetap berada di tempat itu dan melihat para korban dilarikan di rumah sakit. Ia juga memperhatikan kerusakan di kedua hotel hingga akhirnya pihak berwajib menutup area itu dari akses publik. [vin/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !