INILAH.COM, Jakarta - Terkait 2 ledakan bom Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton, SBY batal mengunjungi lokasi ledakan. Namun dia memanggil Menko Polhukam Widodo AS, Kaporl Jenderan Bambang Hendarso Danuri dan Kepala BIN Syamsir Siregar.
Tiga pejabat negara itu tiba di Kantor Kepresidenan pada pukul 10.45 WIB dan langsung menuju Kantor Presiden SBY untuk memberikan laporan. Sebelumnya ketiga pejabat tersebut juga sudah mendatangi lokasi ledakan.
Setelah rapat dengan pejabat negara terkait, menurut rencana SBY akan memberikan pernyataan pers untuk merespon ladakan yang menyebabkan tujuh orang meninggal dunia.
Ledakan yang terjadi di dua hotel di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat pagi, mengakibatkan bagian depan hotel hancur berantakan.
Bagian depan Hotel Ritz-Carlton hancur tepatnya di restoran yang terletak di lantai dua. Sedangkan hal yang sama juga terjadi di Hotel JW Marriott, yaitu di bagian lobi hotel yang terdapat di lantai dasar.
Ledakan terjadi pada sekitar pukul 07.45 WIB, yang pertama terjadi di Hotel JW Marriot, kemudian terjadi di Hotel Ritz-Carlton. Ledakan tersebut tidak diiringi dengan munculnya kebakaran atau kobaran api yang menyebar.
Sementara itu, para korban dibawa ke sejumlah rumah sakit antara lain RS Jakarta, RS Metropolitan Medical Center (MMC), dan RS Medistra. [*/ana]