Senin, 28 Mei 2012 | 21:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
SBY Panggil Menko Polhukam, Kapolri, KaBIN
Headline
Susilo Bambang Yudhoyono - inilah.com/Wirasatria
Oleh:
web - Jumat, 17 Juli 2009 | 11:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Terkait 2 ledakan bom Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton, SBY batal mengunjungi lokasi ledakan. Namun dia memanggil Menko Polhukam Widodo AS, Kaporl Jenderan Bambang Hendarso Danuri dan Kepala BIN Syamsir Siregar.

Tiga pejabat negara itu tiba di Kantor Kepresidenan pada pukul 10.45 WIB dan langsung menuju Kantor Presiden SBY untuk memberikan laporan. Sebelumnya ketiga pejabat tersebut juga sudah mendatangi lokasi ledakan.

Setelah rapat dengan pejabat negara terkait, menurut rencana SBY akan memberikan pernyataan pers untuk merespon ladakan yang menyebabkan tujuh orang meninggal dunia.

Ledakan yang terjadi di dua hotel di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat pagi, mengakibatkan bagian depan hotel hancur berantakan.

Bagian depan Hotel Ritz-Carlton hancur tepatnya di restoran yang terletak di lantai dua. Sedangkan hal yang sama juga terjadi di Hotel JW Marriott, yaitu di bagian lobi hotel yang terdapat di lantai dasar.

Ledakan terjadi pada sekitar pukul 07.45 WIB, yang pertama terjadi di Hotel JW Marriot, kemudian terjadi di Hotel Ritz-Carlton. Ledakan tersebut tidak diiringi dengan munculnya kebakaran atau kobaran api yang menyebar.

Sementara itu, para korban dibawa ke sejumlah rumah sakit antara lain RS Jakarta, RS Metropolitan Medical Center (MMC), dan RS Medistra. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.