INILAH.COM, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengutuk terjadinya ledakan di kawasan Kuningan Jakarta. Ledakan mengguncang Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Tercatat 9 orang tewas, 50 orang terluka, 14 di antaranya warga asing.
"Mereka patut dikutuk," kata Sekretaris Jenderal PBNU Endang Turmudi di Jakarta, Jumat (17/7).
Ia menjelaskan, kendati masih belum mengetahui secara pasti penyebab dan pelaku peledakan tersebut, namun patut diduga dilakukan oleh pelaku teror. Kekerasan itu diduga dilakukan oleh pelaku teror.
"Bisa saja ledakan itu merupakan lanjutan kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu," kata dia.
Saat ditanya apakah ledakan itu ada kaitannya dengan situasi politik ia mengatakan, masih terlalu dini menyimpulkan hal itu. Menurut dia, kecil kemungkinan ledakan itu terkait masalah politik.
Ia mengharapkan, polisi dapat segera mengungkap kasus ledakan tersebut agar jelas siapa pelaku dan akan diketahui apa motifnya.
Rencananya Hotel Ritz Carlton menjadi tempat penginapan para pemain kesebelasan Manchester United dan Hotel JW Marriott tempat menginap para pemain Indonesian All Star. Kedua kesebelasan akan melakukan pertandingan persahabatan di Gelora Bung Karno pada 20 Juli 2009. [*/sss]