Senin, 28 Mei 2012 | 17:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
CCTV: Pelaku Bom Marriott Tamu Hotel
Headline
inilah.com/ Wirasatria
Oleh:
web - Jumat, 17 Juli 2009 | 12:50 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pelaku peledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta diduga merupakan tamu yang menginap di kedua hotel itu.

"Dari kamera CCTV diduga pelaku adalah tamu hotel yang menginap dan meletakkan bom di kedua hotel itu dan pergi meninggalkan lokasi. Polisi sudah mengantongi data dugaan pelaku," kata seorang pejabat Istana Presiden yang tidak disebutkan namanya usai menengok lokasi kejadian Jumat (17/7).

Menurut sumber tersebut, pihak Kepolisian telah mengantongi dugaan pelaku tersebut. Dari penyisiran polisi masih ditemukan satu buah bom yang belum meledak di Hotel JW Marriot.

"Ini peledakan bom yang sudah sangat terencana, karena berhasil melewati pengamanan di kedua hotel yang sangat ketat, karena JW Marriot sudah pernah dibom," kata purnawirawan TNI AD ini.

Menurutnya, motif pemboman masih terus diselidiki pihak berwajib, namun dia membantah dugaan motif terkait hasil pemilu presiden 8 Juli lalu.

"Sepertinya ini tidak terkait pilpres, rugi kalau lawan SBY menyerang dengan meledakkan bom yang memakan korban jiwa ini," terangnya.

Sampai saat ini diketahui bom yang meledak di kedua hotel pada pukul 7.40 WIB ini telah menelan korban jiwa 9 orang dan sekitar 42 orang luka-luka dan dirawat di berbagai rumah sakit di sekitar Kuningan. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
4 Komentar
Daddy
Sabtu, 18 Juli 2009 | 01:22 WIB
wah...Intelejen kita kemana aja yah...efuoria Pilpres tenang koq sampai melupakan faktor keamanan dan kenyamanan masyarakat bung...!!! pak Menteri pertahanan RI...tolong duonk pak...intelejennya diberdayakan lagi...jangan pada loyo...kepikiran nggak sih...kalu Indonesia aman dan kondusif...negara tetangga pada sirik and plus gerah..., bisa jadi ini kerjaan negara tetangga yang nggak suka lihat Indonesia ini aman....tolong deh pak dianalisa argumentasi ane...!!
Deni
Jumat, 17 Juli 2009 | 17:12 WIB
Saya lebih setuju dengan menunggu hasil penyelidikan polisi. Kita lebih baik tenang dan tetap mempercayakan kepada Polisi untuk mengungkap tragedi ini. Semoga bangsa kita bisa aman dan damai seperti sedia kala.
asri
Jumat, 17 Juli 2009 | 15:42 WIB
walah2 maning-manig bom bikin nga semangat kerja aja.jadi takut nih bro pegi kemana-mana
Ucu
Jumat, 17 Juli 2009 | 14:29 WIB
Jangan suka menebak yang tidak pasti, nanti dikira fitnah atau mencemarkan nama baik. Pikirkan & renungkan...kenapa. Bisa REKAYASA bisa PROTES Bisa PIHAK LUAR bisa DALAM Bisa PENGALIHAN PERHATIAN bisa juga MUSIBAH Bisa COBAAN bisa TEGURAN dari TUHAN. Jangan dikira PILPRES tidak ada kaitannya, mungkin saja & bisa saja, dan masih banyak hal lain yang melatarbelakangi kejadian ini. Pikirkan & renungkan...kenapa.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.