INILAH.COM, Jakarta - Rapat terbatas digelar Presiden SBY bersama Menko Polhukam Widodo AS, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, dan Kepala BIN Syamsir Siregar. SBY yang batal ke TKP ledakan bom akan menggelar jumpa pers pukul 14.00 WIB.
"Nanti setelah Jumatan sekitar jam dua Presiden akan memberikan keterangan kepada pers. Panglima TNI sedang ada di Yogya dan Kasum TNI sedang menuju ke Istana," kata Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/7).
Dituturkan dia, rencananya SBY ke TKP tadi pagi. Tetapi tidak jadi setelah SBY mendapat saran bahwa situasi di lapangan sedang diamankan dan penyisiran masih dilakukan oleh aparat.
"Sehingga belum tepat Presiden datang ke TKP. Lebih baik ke Istana dan menerima laporan melalui telepon dan informasi lainnya. Sekarang diberikan informasi langsung oleh jajaran Polhukam yang hingga kini masih rapat," kata Andi yang mengaku prihatin dengan jatuhnya korban dan mengutuk pelaku peledakan.
Ledakan terjadi di Hotel JW Marriott terjadi pukul 07.45 WIB di Restoran Syailendra. Selang 2 menit kemudian terjadi ledakan di Hotel Ritz Carlton. Hingga kini tercatat sudah ada 9 korban tewas, dan 50 orang terluka. Dari semua korban terdapat juga 14 warga asing.
Rencananya Hotel Ritz Carlton menjadi tempat penginapan para pemain kesebelasan Manchester United dan Hotel JW Marriott tempat menginap para pemain Indonesian All Star. Kedua kesebelasan akan melakukan pertandingan persahabatan di Gelora Bung Karno pada 20 Juli 2009. [sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !