INILAH.COM, Jakarta - Siapa pembom Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton sedang dilacak. Presiden SBY menyebut mereka adalah kelompok teroris. Sedangkan Presiden PKS Tifatul Sembiring mengingatkan agar jangan main tuduh dulu.
"Kepada semua pihak diimbau untuk tidak tergesa-gesa menuduh seseorang atau kelompok tertentu, sebelum ada investigasi yang mendalam terhadap kasus ini," kata Tifatul dalam keterangan tertulis kepada INILAH.COM di Jakarta, Jumat (17/7).
PKS, lanjut dia, mengutuk keras pelaku pemboman. PKS menyampaikan rasa duka dan belangsungkawa kepada keluarga korban meninggal dan yang terluka.
"Cara-cara kekerasan seperti ini tidak akan membawa perubahan positif bagi bangsa, hanya akan menimbulkan ketakutan masyarakat dan hengkangnya para investor. Perubahan hanya ke arah negatif, baik di bidang ekonomi, sosial dan keamanan," sebut Tifatul.
PKS, lanjut dia, meminta pemerintah khususnya pihak berwenang untuk mengusut tuntas siapa pelaku dan dalang peledakan bom ini dan menghukum dengan tegas. PKS mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi dengan kejadian ini, kalau perlu dihidupkan kembali siskamling dan penjagaan keamanan di lingkungan masing-masing.
"Pelaksanaan pemilu legislatif dan pilpres yang berjalan relatif aman dan damai, sebaiknya tidak dinodai dengan kesan-kesan negatif di mata dunia internasional akibat ledakan bom ini," tandas Tifatul. [sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !