INILAH.COM, Jakarta - Tujuh dari 11 jasad korban bom Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton berhasil diidentifikasi. Dua diantaranya adalah bos PT Holcim Timothy MacKay, dan penyalur jasa tenaga kerja Natan Feribi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun INILAH.COM, Jakarta, Jumat (17/7), lima jasad lainnya yang sudah diidentifikasi belum bisa dipublikasikan namanya. Sebab, saat didatangkan ke RS Soekanto Polri, jasad korban tidak utuh alias terpotong-potong.
Keterangan dari Kapolres Kombes Pol Hasanudin mengatakan 11 kantong yang berisi jasad korban bom itu semuanya warga negara asing. Namun, pantauan di kalangan wartawan menunjukkan ada 15 kantong yang diotopsi.
Sebelumnya, Timothy Mackay yang merupakan warga negara Selandia Baru merupakan korban pertama yang ditandu keluar dari Hotel JW Marriott. Masih dalam keadaan hidup, Timothy sempat diletakkan di pinggir jalan, sebelum diangkut ke RS Medistra.
Tubuh Timothy terlihat penuh luka dan berwarna merah. Bulu di bagian dadanya terbakar. Bukan hanya kaki kirinya yang patah, wajahnya juga mengalami luka bakar tepat di bagian mata kiri.
Dia sempat dirawat di instalasi gawat darurat RS Medistra, Jakarta. Namun karena lukanya yang teramat parah, dia menghembuskan nafas terakhir. Keluarganya sampai histeris. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !