inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,988.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

NU: Jangan Kaitkan Bom dengan Islam

Oleh:
Jumat, 17 Juli 2009 | 18:35 WIB
INILAH.COM, Depok - Setiap peledakan bom, Islam selalu menjadi 'tersangka' utama. Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengingatkan agar kasus peledakan bom di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot tidak dikait-kaitkan dengan umat Islam.

"Teroris bukan agama, jadi tidak benar ada penyebutan umat Islam sebagai dalang dari peledakan tersebut," kata Hasyim di Depok, Jawa Barat, Jumat (17/7).

Ia mengatakan BIN harus mengungkap siapa pelaku peledakan bom tersebut, karena telah menyengsarakan banyak masyarakat. "Saya jelas mengutuk kejadian tersebut yang sudah banyak menewaskan masyarakat," cetusnya.

Hasyim juga mengaku terkejut dengan adanya bom tersebut dan berharap agar keamanan Indonesia, baik yang terbuka maupun yang tertutup, supaya pihak intelijen dapat mengungkap pelaku yang sesungguhnya. Untuk itu ia mengharapkan pemerintah dan Polri untuk dapat meningkatkan keamanan pasca ledakan bom di kedua hotel tersebut.

Hal senada juga dikatakan oleh Raja Dangdut Rhoma Irama, yang mengatakan bahwa ledakan tersebut aksi teror tersebut bukan soal agama, melainkan politik.

Menurut dia, teror bukan masalah agama, tapi masalah politik. Jadi jangan campur aduk agama dengan politik. Agama apapun tidak mengajarkan teror.

"Agama mayoritas biasanya menjadi sasaran bom selalu dikambinghitamkan sebagai pelaku teror," kata Rhoma yang juga ditemui di acara itu.

Di Indonesia, lanjutnya, biasanya Islam yang disalahkan, di India yang dituduh Hindu. Di Inggris Kristen. Jadi jangan identifikasi teror dengan Islam.

Rhoma juga mengutuk keras peledakan di kedua hotel tersebut dan berdoa kepada umat muslim yang ikut tewas dalam peledakan bom tersebut menjadi mati syahid. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
ding @ Sabtu, 18 Juli 2009 | 20:06 WIB
Amerika mayoritas kristen, pemboman dan teror dilakukan orang2 dari timur tengah. Agamanya ga tahu. Di indonesia mayoritas Islam, pembom bunuh diri sebagian besar orang INdonesia...Agamanya ga tahu juga. .... SAMPAI KAPAN MENGAKUI KEBENARAN DAN MENYEMBUNYIKAN KEBOHONGAN???
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.