inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PKS: Polri Sibuk Pilpres Kecolongan Bom

Headline
Nasir Djamil
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Sabtu, 18 Juli 2009 | 12:06 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bom yang meledak di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton telah menewaskan 9 orang dan melukai 50-an orang. Polri dinilai sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas tragedi Jumat kelam itu. Apalagi Polri sibuk mengurusi pilpres hingga kecolongan bom.

"Negara punya alat untuk melakukan pencegahan, salah satunya adalah kepolisian. Jadi ketika kejadian seperti ini yang paling banyak bertanggung jawab itu adalah kepolisian, dalam hal ini Polri," ujar anggota FPKS Nasir Djamil di Warung Daun Pakubuwono, Jakarta, Sabtu (18/7).

Menurut anggota Komisi III DPR ini, selama ini Indonesia telah dinilai berhasil mencegah terorisme. Namun dengan adanya kejadian ini, sekarang prestasi itu kembali melemah.

"Teror bom sangat merugikan Indonesia terkait posisi di mata Intenasional. Ada benarnya juga kalau dibilang ini karena intel kita kecolongan, sibuk urusi pilpres," katanya.

Nasir mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengutuk pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan ini. "Pencegahan dan penangkalan kedepannya juga perlu ditingkatkan, kita berharap sebagai warga negara agar polisi harus segera mengungkapkan pelaku dan motifnya apa di balik semua ini," tukasnya. [mut/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.