Senin, 28 Mei 2012 | 17:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PKS: Jangan Asal Tuding SBY Provokatif!
Headline
Tifatul Sembiring - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Minggu, 19 Juli 2009 | 09:24 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Polemik atas pidato SBY terkait spekulasi pelaku bom Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton berkembang luas. PKS pun mengimbau pasangan JK-Win dan Mega-Prabowo tidak terprovokasi insiden tersebut. Tidak hanya itu, tim sukses capres diminta jangan asal menuduh SBY melakukan aksi provokasi.

"Jangan terlalu cepat menuduh seseorang sebelum ada investigasi mendalam," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (19/7).

Tifatul mengatakan kepada semua pihak diimbau untuk tidak tergesa-gesa menuduh seseorang atau kelompok tertentu, sebelum ada investigasi mendalam terhadap kasus ini. Untuk itu, PKS mendesak pemerintah mengusut tuntas pelaku dan dalang peledakan ini dan menghukum dengan tegas.

"Kami mengutuk keras aksi pengeboman yang membunuh sembilan orang itu. PKS menyampaikan rasa duka dan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dan terluka," ungkapnya.

Cara-cara kekerasan seperti ini, lanjut dia, tidak akan membawa perubahan positif bagi bangsa, hanya akan menimbulkan ketakutan masyarakat dan hengkangnya investor. Perubahan yang terjadi hanya ke arah negatif, baik di bidang ekonomi, sosial dan keamanan.

"Selain itu, ledakan bom ini juga menodai citra Pemilu dan Pemilihan Presiden yang sukses. PKS khawatir, ledakan di Jumat pagi ini malah memberi kesan negatif di mata internasional," tandasnya. [ikl/ton]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
8 Komentar
Iyayaya
Selasa, 21 Juli 2009 | 20:23 WIB
Tifatul cari muka lagi...Dasar....
ryu
Minggu, 19 Juli 2009 | 19:32 WIB
komentar tifatul smbirin.ga dri lubuk hatitp atas dasar keinginan untuk berkuasa...shit...islam adlh agama damai..
Bocah Ndeso
Minggu, 19 Juli 2009 | 18:43 WIB
Waktu denger Pak Beye pidato, udah ada feeling bakalan jadi polemik karena beliau mengkait-kaitkan dengan Pemilu. Lah sekarang banyak yang dukung Pak Beye bilang, "Kalau nggak ngelakuin, ngapain ribut." Boz, gue yang kayaknya butuh cuci otak nih. Setau gue reaksi seperti itu tentu aja nggak akan keluar kalau bukan SBY dulu yang bawa-bawa Pilpres segala. Kok gue bisa beda banget sama mereka ya? Perasaan sepertiga omongan Pak Beye beberapa hari yang lalu berisi ancaman buat dia. Kenapa bomnya bukan meledak di Istana, malah di Kuningan?
Pemuda Muhammadiyah
Minggu, 19 Juli 2009 | 12:37 WIB
Semua juga taw taaaaaadddzzzz, kalo boz ente tuch melakukan pidato provokasi. DUMEH KUWOSO!! Hancurkan!!
Pecinta Kedamaian
Minggu, 19 Juli 2009 | 12:31 WIB
Pantas negara ini terus KACAU, karena masyaratnya masih seperti ini.... "PANDAI MENCELA SESAMA SAUDARA" tidak sadarkah bahwa "Teroris" & Musuh-musuh Islam BERTEPUK TANGAN KEGIRANGAN melihat kita SEPERTI INI.
nien
Minggu, 19 Juli 2009 | 10:31 WIB
ya...makin menjadi2 aja bang tifatul ini..sudah tak tahu lagi dia siapa yg provokasi pertama kali...kasian banget ini orang..cuma ngarapin mentri..so mati hati nurani..sudah ditutup hatinya sama ALLAH...kasian kali aku liat dia.
satrio
Minggu, 19 Juli 2009 | 10:31 WIB
pak anak mandiangin hati2 anda mengatakan fakta, apa yang kamu ketahui tentang fakta sebenarnya, jangan asal komentar, mereka semua itu orang2 terhormat semua yang diucapkan dan katakan sesuai data dan analisis
Anak Mandiangin
Minggu, 19 Juli 2009 | 09:38 WIB
Kepada Tiffatul Sembiring, Saya tidak menuduh juga tidak memprovokasi, tapi saya menyampaikan FAKTA bahwa Soesilo Bambang Yudoyono adalah Provokator yg membuat keresahan ditengah masyarakat. Aku tak ada urusan kau mau jadi menteri atau apa, tapi janganlah kau korbankan hati nuranimu untuk sekedar kursi menteri.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.