Pada tahun 2003 beredar kabar bahwa Megawati Soekarnoputri yang saat itu menjabat sebagai presiden RI akan dibunuh. Isu tersebut demikian menguat jika dikaitkan dengan peledakan bom di beberapa daerah di Indonesia. Sebagai orang yang terancam Mega tidak pernah mengomentari isu tersebut, apalagi sebagai presiden, karena akan menunjukkan kelemahannya sebagai pemimpin.
Padahal bisa saja ia mengungkapkan ancaman tersebut, dengan tujuan menarik simpati rakyat untuk mendukungnya pada Pilpres 2004. Hal yang sangat berbeda justru ditunjukkan oleh SBY. Tahun ini saja sudah tiga kali ia mengeluh karena terancam.
Pertama, lewat isu ABS-nya. Kedua pengakuan bahwa sering mengalami serangan sihir. Terakhr pengakuan ia ia akan dibunuh dengan menunjukkan foto-foto yang berkualitas tinggi dan diambil dengan jarak dekat ia mengadu pada dunia tentang nyawanya yang terancam.
Hal itu menunjukan lemahnya jiwa ksatria yang dimilikinya. Dari reaksi terhadap ancaman terbukti Megawati lebih jantan dari jenderal bintang empat DR Susilo Bambang Yudhoyono.
Gatot Swandito
gatotswandito@yahoo.com
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !