INILAH.COM, Jakarta - Partai Golkar yang konon 'menjegal' JK demi menyukseskan SBY mulai terang-terangan memuji SBY. Menurut Ketua Harian Bappilu Firman Soebagyo, SBY memang hebat.
"Kita akui figur SBY yang sangat kuat. Inilah kelebihan incumbent. Tanpa kampanye Pak SBY sudah seperti kampanye dengan programnya seperti BLT dan PNPM," ujar salah satu Ketua DPP Golkar Firman Soebagyo di sela-sela rapat konsultasi di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (20/7).
Firman mengatakan, program itulah yang menarik simpatik masyarakat. Sehingga, walaupun di debat capres Jusuf Kalla membeberkan bahwa itu hasil kerjanya, tidak membawa hal yang signifikan.
"Bagi masyarakat, yang memberi sesuatu itulah yang dipilih. Itu fakta dimana sistem demokrasi bagaimana mau menghindari money politics," ujarnya.
Firman juga mengakui kesiapan logistik, dana dan anggaran partai Golkar berbeda jauh dengan SBY. Karena apapun yang dilakukan berdasarkan kesiapan anggaran.
Terkait rapat koordinasi yang masih berlangsung, hingga pukul 19.21 WIB belum dapat diambil kesimpulan. Sebab daerah-daerah baru menyampaikan kelemahan dan kelebihan. Keputusan baru diambil ketika Rapimnas.
"Seperti Jawa Tengah yang menyampaikan ada penekanan pada salah satu bupatinya," tuturnya.
Menurut Firman, daerah yang tidak berhasil untuk menyumbang suara adalah Propinsi NAD. Sedangkan yang menyumbang baik adalah Sulawesi. Rekonsolisialiasi perdamaian di Aceh dianggap oleh rakyat sebagai keberhasilan SBY atau pemerintah.
"Nah keberhasilan menteri atau siapapun kan yang terlihat presidennya," imbuhnya. [mvi/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !