Senin, 28 Mei 2012 | 17:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pasca Marriott-Ritz, Hubungan SBY-JK Finish
Headline
SBY-JK - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Djibril Muhammad
web - Selasa, 21 Juli 2009 | 08:19 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pasca ledakan di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton pada Jumat 17 Juli lalu, Presiden SBY melenggang sendiri tanpa Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kondisi tersebut kian mempertegas jika SBY-JK sudah tidak lagi seiya sekata.

"Hubungan SBY-JK setelah ledakan dipastikan sudah finish," ujar peneliti militer LIPI M Nurhasim kepada INILAH.COM di Jakarta, Selasa (21/7).

Hasim mengatakan, meski hubungan SBY dengan JK sudah tidak lagi harmonis, namun bukan berarti hubungan SBY dengan Golkar akan berakhir pula. Karena hubungan SBY dengan JK lebih ke personal sifatnya.

"Jika yang menjadi Ketua Umum Partai Golkar orang-orang JK, pasti akan menjauhkan posisi dengan SBY. Tapi jika tergusur, hubungan SBY-JK secara pribadi dan politik kian putus," jelasnya.

Pemerintahan sekarang ini, dinilai Hasim hanya menghabiskan sisa waktu yang ada. Bahkan hanya formalitas kenegaraan semata. Selain itu, dalam situasi terkahir ewuh pakewuh di rapat kabinet tidak seindah dulu lagi.

"Mulai terlihat masa-masa akhir pemerintahan SBY lebih single fighter. Yang jelas hasil pilpres meredupkan salah satu matahari di pemerintahan kita. Kendali seluruh akan ada di tangan SBY," tandas Hasim. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
hafiizh
Rabu, 22 Juli 2009 | 12:53 WIB
SIP lah Pak JK. Kalo Bapak masih terlibat dalam pemerintahan SBY dimasa mendatang, kecuali untuk urusan perdamaian, berarti saya salah Pilih. Pak JK engkau tetap presidenku.
juha
Selasa, 21 Juli 2009 | 09:29 WIB
@arman Anda tidak mengetahui konteks dari pembicaraan dan fakta. Tolong berikan komentar yang berbobot
Arman
Selasa, 21 Juli 2009 | 08:44 WIB
JK seolah-olah kurang prihatin terhadap apa yang terjadi jumat silam. Menanggapinya kok dengan cengengesan...??
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.