Senin, 28 Mei 2012 | 17:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PKS: Tak Ajak JK Urus Bom, Terserah SBY
Headline
Hilmi Aminuddin - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Raden Trimutia Hatta
web - Selasa, 21 Juli 2009 | 09:05 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Selama tragedi bom yang meledakan Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott, Presiden SBY selalu terlihat beraksi sendiri tanpa melibatkan JK sebagai wapresnya. PKS menilai, hal itu merupakan kewenangan SBY. Untuk mengajak JK atau tidak menjadi suka-sukanya SBY.

"Kalau saya melihatnya dalam sistim presidensil kewenangan itu ada di tangan presiden. Menyertakan siapa untuk mengurusi bom ini, tidak ada keharusan bagi beliau. Jadi ya terserah SBY," ujar Ketua Majelis Syura PKS Hilmi Aminuddin kepada INILAH.COM, Jakarta, Selasa (21/7).

Hilmi mengatakan, sebagai presiden, SBY telah berkomitmen untuk tetap menyelesaikan tugasnya bersama JK hingga masa jabatan berakhir pada Oktober yang akan datang. Komitmen itu, menurutnya, akan terus dikawal PKS sebagai partai yang mendukung pemerintah saat ini.

"Beliau sendiri masih akan menyelesaikan kontraknya dan janjinya sampai oktober, tapi kalau prakteknya tidak menyertakan wakilnya, ya suka-suka kan presiden yang punya wewenang. Yang penting hubungan personal keduanya tidak retak, dan itu yang akan kita jaga sampai akhir," imbuhnya.

Dalam beberapa kesempatan rapat membahas soal bom Mega Kuningan, Wapres Jusuf Kalla tidak diikutsertakan. Entah karena kapasitas JK atau hubungan yang sudah tak harmonis lagi pasca pilpres, SBY hanya melibatkan Menko Polhukam Widodo AS, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, Kepala BIN Sjamsir Siregar, Mensesneg Hatta Rajasa, dan Menkominfo M Nuh pasca bom. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
munir
Selasa, 21 Juli 2009 | 09:18 WIB
kali ini Bpk Presiden mungkin full konsentrasi, tak mau diganggu Bpk Wapres.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.