inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Ungkap Bom, SBY Menjebak Polri?

Headline
Bambang Widodo Umar - inila.com
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Selasa, 21 Juli 2009 | 12:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sampai saat ini, Polri belum mengungkap siapa pelaku pemboman Ritz Carlton dan JW Marriott. Pernyataan SBY yang seakan menggiring bila pelaku pemboman berkaitan dengan pilpres dianggap telah menjebak Porli dalam menguak siapa dan apa motif pemboman.

"Polisi harusnya berpijak pada bukti material atau hukum yang sifatnya nyata, jangan berpijak dan terjebak kepada pemikiran presiden. Jadikan itu sebagai petunjuk saja," ujar pengamat kepolisian Universitas Indonesia (UI) Bambang Widodo Umar kepada INILAH.COM, Jakarta, Selasa (21/7).

Polisi, sambung Bambang, haruslah beranjak dari bukti-bukti yang ditemukan di lapangan untuk mengembangkan kasus pemboman yang menewaskan 9 orang itu. Dan pernyataan SBY juga sebaiknya tidak dijadikan polisi sebagai sesuatu yang menghambat jalannya penyelidikan karena harus mengikuti apa yang diungkapkan presiden.

"Polisi jangan hanya sekadar melakukan metode penyelidikan yang konvensional, mungkin saja latar belakangnya itu masalah stabilitas ekonomi bukan hanya stabilitas kemanan. Intelijen kepolisian maupun BIN dalam koordinasi kerjanya juga harus lebih sistemik," katanya.

Bambang mengaku, tidak bisa menerka-nerka siapa pelaku pemboman di Mega Kuningan itu. Karena itu merupakan tugas kepolisian untuk mengungkap apakah itu jaringan lama pimpinan Noordin M Top atau jaringan baru.

"Kalau soal motif apakah berkaitan dengan pilpres, itu sebenarnya hanya kebetulan tumpang tindih saja suasananya. Menurut hemat saya, secara tidak langsung peristiwa ini berkaitan dengan suasana pilpres sekarang," tandasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.