inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Permadi: SBY Ditipu Bawahan Soal Bom

Oleh: Fitriya Usman
Selasa, 21 Juli 2009 | 13:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sesaat setelah bom meledak di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott, Presiden SBY mengungkapkan bukti foto-foto teroris sedang latihan menembak. Gambar itu ternyata gambar yang diambil pada 4 tahun lalu. SBY kali ini ditipu bawahannya sendiri.

"Kalau menurut saya SBY itu ditipu bawahan-bawahnnya. Gambar yang ditunjukan itu adalah gambar yang pernah ditunjukkan di komisi I empat tahun yang lalu. Itu waktu latihan masalah Poso," ujar anggota Dewan Pembina Gerindra Permadi di sela-sela Rapimnas II Partai Gerindra di Hotel Millenium, Jakarta, Selasa (21/7).

Mantan anggota Komisi I DPR ini mengatakan SBY harus mawas diri bila memang ternyata dikelirukan bawahannya soal data intelijen yang diungkapkan beberapa waktu lalu. SBY juga tidak boleh lepas tanggung jawab untuk mengusut tuntas pelaku pemboman yang menewaskan 9 orang itu.

"Saya melihat SBY tidak menuding orang. Kalau berkaitan dengan pilpres, ya dia juga kena yaitu menghilangkan nyawa pada kasus 27 Juli," katanya.

Mantan politisi PDIP ini, SBY harus berani meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia soal kecurigaan yang berlebihan itu. "Kita belum tahu apakah akan mendesak atau tidak, tapi saya rasa SBY harus berani. Nanti terserah Prabowo saja apakah menuntut permintaan maaf atau tidak. Seperti yang dikatakan Prabowo yaitu harus sowan," imbuhnya.[mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
Si Tolol @ Selasa, 21 Juli 2009 | 23:28 WIB
SBY Tertipu Lagi, dulu tertipu dengan Sulap Air jadi BBM, lalu tertipu lagi dengan Sulap Padi SUPERTOY, sekarang tertipu lagi dengan foto intelejen katanya yang ternyata foto tahun 2004?? hhhh...Presiden kok gampang banget tertipu dan gampang banget ngomong sesuatu yang belum jelas. Jadi jika begitu mudah tertipu masihkah mau di LANJUTKAN? (jangan-jangan lanjutkan Tertipu) duh kasihan Bangsa ini punya pemimpin begitu cemen !!!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.