INILAH.COM, Jakarta Adanya rencana PT Kawasan Jindustri Jababeka Tbk (KIJA) membangun pembangkit listrik berkekuatan 130 MW memberikan sentimen positif bagi perseroan.
Hal ini diramal analis BNI Securities Muhammad Alfatih dalam risetnya Jumat (24/7). Ia menjelaskan, bila perseroan mampu mencapai harga sham Rp133, harga KIHA berpeluang menguat menjadi Rp200 hingga akhir tahun 2009. Kami merekomendasikan beli dengan target harga Rp180-Rp200, prediksinya.
Pada penutupan perdagangan saham di bursa kemarin (23/7), harga saham KIJA ditutup naik 2 poin ke level Rp124. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !