INILAH.COM, Surabaya - Jaya Hartono batal menangani Persebaya Surabaya pada kompetisi Liga Super Indonesia musim 2009-2010, karena diminta kembali melatih Persib Bandung.
Hal ini disampaikan langsung ketua umum sekaligus manajer Bajul Ijo, Saleh Ismail Mukadar kepada wartawan di Jakarta, Jumat malam.
Tadi, sebenarnya saya mengundang Jaya Hartono untuk ke Surabaya, guna menandatangani kontrak. Tapi Jaya mengatakan tidak jadi gabung dengan Persebaya, ujar Mukadar.
Saya sendiri merasa serba salah, karena sebelumnya sudah terlanjur mengumumkan nama Jaya Hartono sebagai pelatih, imbuh Mukadar.
Sebelumnya, Saleh Mukadar mengatakan sudah bertemu mantan pelatih Persik Kediri itu dan membicarakan tawaran kerja untuk melatih Persebaya.
Jaya Hartono setuju dengan tawaran Persebaya dan siap melatih tim berjuluk "Green Force" tersebut untuk Liga Super musim depan.
Seluruh media massa lokal sudah mempublikasikan nama Jaya Hartono sebagai pelatih baru Persebaya.
"Ketika saya telepon, Jaya Hartono bilang tidak jadi bergabung dengan Persebaya dan minta maaf karena sudah mengingkari kesepakatan," jelas Saleh Mukadar.
"Memang secara lisan, Jaya sudah bersedia pelatih Persebaya dan saya menganggap itu sudah valid. Saya tidak tahu kalau jadinya seperti ini," ujarnya.
Menurut Saleh, Jaya Hartono mengaku tidak bisa menolak permintaan petinggi Persib Bandung yang juga mantan Pangdam III Siliwangi Mayjen Zainuri Hasyim.
"Pak Zainuri yang sudah dianggap seperti ayahnya sendiri oleh Jaya Hartono, sehingga dia tidak bisa menolak ketika diminta kembali menangani Persib," jelas mantan Ketua Umum KONI Kota Surabaya itu.
Saleh Mukadar mengaku sudah dihubungi langsung Zainuri Hasyim dan menjelaskan secara panjang lebar masalah Jaya Hartono.
"Beliau berharap masalah ini tidak membuat hubungan Persebaya dengan Persib menjadi renggang. Apalagi ketika Persebaya bermain di Bandung saat laga 'play off' beberapa waktu lalu, suporter Persib memberi sambutan dan dukungan positif," tambahnya.
Mengenai pengganti Jaya Hartono, Saleh Mukadar mengaku belum memiliki gambaran dan secepatnya akan mencari figur pelatih yang lain.
Sementara itu, Jaya Hartono belum berhasil dikonfirmasi soal batalnya bergabung ke Persebaya, karena telepon selulernya tidak aktif.[*/S1]