INILAH.COM, Makassar - Meski kalah dalam pemilihan presiden sesuai ketetapan KPU, Jusuf Kalla masih dianggap sebagai pahlawan. Pernah maju sebagai capres, JK telah memberikan pelajaran politik bagi semua orang, terutama rakyat Sulawesi Selatan.
Besok, Selasa 28 Juli, JK dijadwalkan akan pulang kampung yang pertama pasca kekalahannya di Pilpres 2009. Saat pulang nanti, pendukung JK akan mengadakan upacara penyambutan layaknya pahlawan yang pulang dari perang.
Menurut Koordinator Relawan JK Subhan Jaya Mappatunru, pendukung JK akan melakukan upacara penyambutan khusus. Di Bandara Hassanudin, seribuan pendukung JK akan menjemput di gerbang tol reformasi, yang bersambungan dengan jalan ke bandara.
Dari tol menuju kediaman JK, sekitar 40 meter di persimpangan Haji Bau, JK akan dijemput dengan tarian tradisional dan dibopong oleh dua orang menuju rumahnya. Usai itu, meski bukan hari lebaran JK akan open house untuk masyarakat Sulsel yang hendak berjabat tangan dengannya.
Di ujung jalan raya menuju kediaman JK telah spanduk berukuran 1x3 meter dengan warna dasar kuning tertulis 'Selamat datang JK Pahlawan Kita'.
Subhan menambahkan, perlakuan dan penyambutan untuk JK, sebagai orang Sulsel layak ia dapatkan. Sebab JK adalah kebangaan orang Sulsel. Setidaknya, nanti anak-anak Sulsel harus tahu bahwa dulu ada Sulsel, bugis Makassar bernama JK yang memiliki kecerdasan dan mampu menunjukkan yang terbaik dalam programnya saat di pemerintahan.
Pendukung JK di Sulsel tidak merasa kalah, dan tetap bangga dengan JK. Selain intelek, cerdas dan visioner, JK juga tulus mengurus bangsa. [ana]