INILAH.COM, Makassar - Jusuf Kalla sudah kalah dalam pertarungan di Pilpres 2009. Namun dia pulang bagaikan seorang pahlawan. Pujian terlontar dari masyarakat Sulsel untuk pria berusia 66 tahun yang berkeinginan mengurus masjid itu.
Budayawan Sulawesi Selatan dari Universitas Hasanuddin Ishaq Ngeljaratan menyebut JK telah berhasil menorehkan tinta emas dalam sejarah demokrasi di Indonesia. Dia melihat sikap JK yang menghargai perbedaan dan menghormati pemenang Pilpres sebagai yang terbaik.
"Sikap Jusuf Kalla menghargai perbedaan dan menghormati pemenang Pilpres sebagai yang terbaik ini dibuktikan dengan mengucapkan selamat dan menyatakan siap dukung pemerintahan baru," kata Ishaq di Makassar, Selasa (28/7).
Mahasiswa yang menyambut JK di kediamannya, Jl Haji Bau, juga berorasi penuh pujian. JK dianggap mereka berhasil mendeklarasikan demokrasi di negeri ini.
"Kita harus bangga dan salut terhadap JK yang telah membangun negeri ini. JK memang kalah pertarungan politik tapi tidak kalah dalam etika politik," seru Ilham Rajab, mahasiswa Universitas 45 dalam orasi penyambutannya.
Menurut mereka, JK telah menunjukkan sikap etika politik yang baik dengan menghargai petarung-petarung Pilpres lainnya ditandai dengan memberikan ucapkan selamat. Dan sudah seharusnya masyarakat Sulsel bangga dengan karakter kepemimpinan dan etika politik JK.
Ditambahkannya, ikutnya mahasiswa dalam penyambutan JK sebagai simbol semua elemen bangsa ini menyatakan rasa terima kasih khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan bangsa ini dan mencanangkan demokrasi mutlak di Indonesia. [ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !