INILAH.COM, Jakarta - Hari ini Bursa Efek Indonesia (BEI) didatangi oleh sejumlah pendemo yang mengaku perwakilan buruh pabrik sepatu Nike. Keamanan pun ditingkatkan pihak pengelola gedung.
Dalam rilis yang diterima INILAH.COM, Selasa (28/7), pendemo meminta pembayaran upah buruh ditingkatkan yang masih berada di bawah standar seperti apa yang terjadi selama ini.
Buruh menilai, Nike sebenarnya mampu untuk memberi upah lebih baik pasalnya harga jual produk sepatu sangat tinggi, yaitu US$ 75-200 per pasang sepatu. Sedangkan buruh hanya mendapat sekitar US$ 2 dari setiap pasang sepatu yang terjual.
Selain itu, pendemo juga meminta kebebasan berserikat buruh, menjamin kesehatan dan keselamatan kerja, dan mengakui perjanjian kerja sama antara serikat buruh dan pengusaha pabrik berlaku juga bagi Nike.
Pendemo menggunakan momentum kedatangan salah satu Direktur Nike dari Amerika Serikat, Caitlin Morris, yang direncanakan hari ini ke Jakarta.
Kendati demikian, pendemo yang berjumlah sekitar 15 orang, dari 700 orang yang dikabarkan sebelumnya, tidak mengganggu aktivitas yang berlangsung di BEI. [mre/hid]