INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyampaikan Pengantar Nota Keuangan RAPBN 2010 dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 3 Agustus 2009.
Menteri Sekretaris NegaraB Hatta Radjasa di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (28/7), usai rapat yang dipimpin Presiden Yudhoyono menjelaskan penyampaian pidato kenegaraan sekaligus pengantar nota keuangan yang biasanya dilaksanakan pada 15 Agustus pada tahun ini dipisah.
Ia menjelaskan, dalam nota keuangan nanti yang disampaikan adalah prioritas RKP dan alokasi RAPBN 2010. "Di mana sebagaimana saudara ketahui 5 prioritas pembangunan, yaitu peningkatan ekonomi dan kesejahtaraan rakyat, pemerintahan yang bersih dan berwibawa, penguatan demokrasi, dan penghormatan terhadap HAM, penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi serta pembangunan yang berkeadilan yang merata," katanya.
Mensesneg menjelaskan, setelah pidato 3 Agustus 2009 dan pidato kenegaraan 14 Agustus 2009, pada pekan berikutnya, Presiden juga akan menyampaikan pidato di hadapan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). "Di DPD, Presiden tidak menyampaikan RAPBN, tapi pembangunan Indonesia secara keseluruhan," kata Hatta.
Presiden pada Selasa siang sejak pukul 11:00 WIB hingga 14:00 WIB melangsungkan rapat dengan tiga menko dan sejumlah menteri membahas materi yang akan disampaikan pada pidato pengantar nota keuangan Presiden, pidato kenegaraan dan pidato dihadapan anggota DPD. [*/cms]