INILAH.COM, Binuang Seri ketiga gelaran balap roda dua paling bergengsi di tanah air, Indoprix yang akan digelar di Sirkuit Balipat, Binuang, Kalimantan Selatan, pada Sabtu-Minggu (1-2/8) dipastikan tak hanya diikuti para pembalap unggulan dari empat region.
Yang menarik adalah munculnya TEAM EVALUBE bekerjasama dengan BRT menurunkan dua pembalap muda yang saat ini masih ikut pendidikan balap di IMI Racing Academy, Satria dan Wawan Hermawan.
Keduanya akan turun di kelas pemuncak 150cc 4T. Meski Wawan dan Satria masih cukup muda di usia 16 dan 17 tahun, kedua pembalap yang sudah merasakan atmosfir balap di tingkat Asia dengan tampil di balapan Asia Cup di Cina dan Thailand.
Kedua pembalap ini optimistis mampu bersaing dengan pembalap-pembalap papan atas seperti M. Fadly, Hokky Krisdianto, Harland Fadhillah, Hadi Wijaya, Dedi Permadi, atau Hendriansyah.
Satria dan Wawan yang sama-sama didikan IMI Racing Academy ini pun sudah mempersiapkan diri lebih awal setelah tahu akan diturunkan dengan jatah wild card di Indoprix seri tiga di Binuang.
Latihan pun sudah dilakukan lebih intens dan keduanya pun saat ini sudah berada di Binuang
Sebuah kehormatan dan kebanggaan untuk kami bisa tampil di Indoprix. Apalagi kami akan bersaing dengan para pembalap senior nasional yang rata-rata sudah kenyang pengalaman, kata Satria.
Harapan saya semoga saat diberi kesempatan ini kami benar-benar bisa menunjukkan kapasitas kami sebagai pembalap pilihan. Setidaknya kami bisa bersaing dengan para pembalap senior, imbuh Satria diamini Wawan sebelum bertolak ke Binuang, Senin (27/7).
Pembalap senior, Hendriansyah yang membela tim Ash Evalube Motorsport pun mengaku bangga dengan kehadiran dua pembalap muda ini dengan jatah wild card.
Dengan begitu, para pembalap muda ini juga bisa semakin matang di event yang lebih tinggi tingkatannya.
Pembalap sudah semakin dihargai. Saya pun berharap semoga dengan adanya tambahan dua pembalap ini, persaingan akan semakin panas baik di kelas 125 maupun 110 cc, kata Hendri yang menargetkan bisa meraih podium di dua kelas bergengsi nanti, 110 maupun 125 cc.
Beberapa pembalap pun mengaku kerap merasa percaya diri berlomba di Sirkuit Binuang. Terlebih pembalap Yamaha, Hokky Krisdianto yang tahun lalu meraih gelar juaranya di sirkuit luas dan berkarakter menanjak ini.
Hokky pun mulai pasang kuda-kuda untuk kembali menuai sukses. Meski begitu, beberapa pembalap tuan rumah seperti Hadi atau Yudisthira juga harus diwaspadai karena rata-rata sudah sangat mengenal karakter sirkuit ini.
Kabid olahraga IMI DKI, Donny Sq pun mengaku bangga dengan pengiriman 2 pembalap wild card dari DKI.
Saya sangat berharap bisa melihat persaingan yang lebih menggigit di Binuang nanti, papar Donny.[S1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !