inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Ayo! Beli BMRI, UNTR dan BUMI

Headline
inilah.com/ Wirasatria
Oleh: Wahid Ma'ruf
Jumat, 31 Juli 2009 | 04:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan IHSG pada Jumat (31/7) diperkirakan masih berpotensi menguat akibat sentimen ekspektasi terkendalinya inflasi dan akan berada di kisaran 2.250 - 2.330 dengan saham pilihan BMRI, UNTR dan BUMI.

Hal itu dikatakan analis saham Paramitra Alfa Sekuritas, Pardomuan Sihombing kepada INILAH.COM kemarin. "Inflasi yang terkendali membuat BI rate dapat diturunkan kembali. IHSG berpotensi di atas 2.300 dengan perkiraan bergerak di level 2.250 - 2.330," katanya.

Namun dengan penguatan yang terjadi pada perdagangan Kamis kemarin maka investor harus mewaspadai adanya aksi profit taking. Itu disebabkan akan terjadi sell on news dan juga efek akhir pekan, walaupun kalau terjadi profit taking, setelah pasar memiliki kepastian melihat besaran inflasi bulan Juli yang akan diumumkan tanggal 3 Agustus mendatang.

Jadi hari ini profit taking baru sebuah potensi saja. Kalau inflasinya di atas ekspektasi maka pada Senin (3/8) penurunan bisa berlanjut. Tetapi kalau sesuai ekspektasi maka profit taking hanya sementara.

Untuk sentimen dari harga minyak, dalam jangka pendek berpotensi terkoreksi menuju level US$ 60 per barel. Anjloknya harga minyak dunia pada Kamis kemarin karena pada Rabu malam sebelumnya keluar data inventory minyak AS yang mengalami peningkatan. Jadi pelemahannya sangat drastis dari US$ 68 per barel langsung anjlok ke level US$ 63 per barel.

Sektor yang menjadi pilihan antara lain sektor infrastruktur, perbankan dan properti. Sektor ini terkait dengan data inflasi dan penurunan BI rate. Saham yang jadi pilihan seperti Bank Mandiri (BMRI), United Tractors (UNTR) dan Bumi Resources (BUMI).

Selain itu saham-saham blue chip masih berpotensi naik searah dengan kenaikan indeks. Sebab saat ini dana asing sudah mulai naik lagi terbukti dengan menguatnya rupiah yang terus naik berada di bawah Rp 10.000 per US$. [hid/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.