INILAH.COM, Jakarta - Manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengharapkan harga sahamnya bisa mencapai Rp 6.000 - 7.000 per lembar saham berdasarkan price earning, prospek cadangan dan harga batubara.
Demikian disampaikan SVP BUMI Dileep Shrivastava, ketika ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/7). "Harga kita saat ini masih undervalue, terlebih bila dibandingkan dengan saham sejenis," ujarnya.
Ekspektasi kisaran harga saham tersebut, menurut Dileep, berdasarkan tiga faktor yaitu price. earning, kapasitas cadangan perseroan yang besar yaitu 2,9 miliar ton, dan prospek harga batubara. "Saat ini orang melihat kami hanya sebgai produsen batu bara, padahal kami punya mineral lainnya seperti emas," ungkapnya.
Lebih lanjut Dileep menambahkan, manajemen akan memisahkan antara bisnis batu bara dan bisnis non batu bara. "Walau nantinya semisal harga BUMI mencapai Rp 3.000-4.000 per lembarnya, investor akan tetap berminat," paparnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !