INILAH.COM, Jakarta - Hingga akhir Juni 2009, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah membukukan laba bersih sebesar Rp125 miliar, tumbuh 21,36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp103 miliar.
Pendapatan bunga mendorong pertumbuhan tersebut. Sementara, pendapatan usaha perseroan pada periode tersebut turun 23,58% menjadi Rp535,60 miliar dibandingkan Rp700,875 miliar pada akhir Juni 2008. Pertumbuhan laba diperoleh dari penurunan biaya lain-lain sebesar 73% menjadi Rp15 miliar dari Rp57 miliar pada Juni 2008. Penurunan ini disebabkan kenaikkan pendapatan bunga yang cukup signifikan menjadi Rp309 miliar. Selain itu beban pokok penjualan juga turun signifikan sebesar 29,91%, kata Presiden Direktur BSDE Harry Budi Hartanto dalam rilis yang
dikirim pihak manajemen, Jakarta, Selasa (4/8).
Ia menambahkan, marjin laba kotor pereroan tercatat meningkat menjadi menjadi 48,17% dibandingkan periode yang sama tahun 2008 sebesar 43,49%. Marjin laba operasi tercatat 31,16% lebih baik dibandingkan margin laba operasi periode yang sama tahun 2008 sebesar 27,90%. Marjin laba bersih yang naik menjadi 23,35% dibandingkan periode yang sama tahun 2008 sebesar 14,68%.
Selain itu, posisi kas perseroan hingga akhir Juni 2009 tercatat sebesar Rp912 miliar. Harry optimistis posisi kas tersebut yang memberikan peluang yang besar bagi perseroan untuk merealisasikan rencana pengembangan lahan dan pembangunan kawasan BSD City sebagai kawasan Kota Mandiri. Kami optimis
perseroan mampu melanjutkan tren pertumbuhan positif yang lebih kuat di semester kedua 2009, katanya.
BSD City adalah kota mandiri terbesar di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi. Kawasan kota Mandiri ini terdiri atas kombinasi kawasan perumahan dengan kawasan niaga terpadu di lahan seluas 5.950 hektar dan dikembangkan sejak tahun 1984. Kami akan melanjutkan pembangunan tahap II yang meliputi area seluas 2.000 hektar untuk memenuhi tingginya pertumbuhan permintaan, pungkasnya. [hid]