inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PLN Diharapkan Pakai Jasa MAPPI

Headline
inilah.com /Dokumen
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
Selasa, 4 Agustus 2009 | 15:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) tidak menyetujui rencana pemerintah yang menggunakan penilai independen asing dalam penentuan harga patokan listrik panas bumi dalam proyek Perusahaan Listrik Negara (PLN) tahap II.

Hal itu dikatakan Ketua Umum MAPPI Hamid Yusuf, di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Selasa (4/8). "Dari ESDM, penggunaan penilai asing kurang wajar, karena kalau menurut Departemen Keuangan itu tidak dibolehkan," ujarnya.

Hamid menjelaskan, menurut aturan Menteri Keuangan penilai independen asing tidak boleh terjun langsung ke lapangan. "Kalau mereka akan menjadi penilai di sini harus menggandeng penilai lokal, baru bisa nge-bid," ujarnya.

Sebelumnya, departemen energi dan sumber daya (ESDM) menyatakan telah menunjuk delapan penilai independen asing untuk menentukan harga listrik panas bumi tahap II PLN.

Adapun delapan perusahaan yang masuk dalam daftar seleksi tim bentukan PLN adalah GeothermEx Amerika Serikat, PB Power Selandia Baru-Amerika Serikat, ELC Italia, Sinclair Knight Mert (SKM) Selandia Baru, West JEC Jepang, CFG Perancis, GNS Selandia Baru, serta Therma Sources, Islandia. "Kalau yang diluar Departemen Keuangan kebanyakan malah tidak tahu dengan aturan itu," pungkasnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.