Pada hari terakhir gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009 di Kemayoran, Jakarta, 2 Agustus lalu, terlihat pengunjung membludak memadati stand-stand mobil dan motor.
Ada beberapa stand otomotif yang unik, salah satunya Toyota. Produsen otomotif asal Jepang ini mengimpor compact city car bernama Toyota IQ.
Bentuknya sekilas mirip dengan city car smart di Eropa. Namun ketika memasuki ruang kabin, Anda akan disuguhi seperangkat fitur canggih, seperti optitron speedometer, LCD audio (built in GPS), cruise control, dan lain sebagainya.
Kabarnya mobil tersebut akan diedarkan di Indonesia, namun pihak ATPM menegaskan bahwa itu baru berstatus concept car dan nantinya akan ditujukan ke pasar domestik saja. Jika mobil tersebut ingin diedarkan di negara-negara Asia, harus memenuhi kualifikasi tertentu. Dan pihak Toyota kabarnya belum yakin bisa melakukannya.
Selain compact city car, ada juga hybrid sedan Toyota Prius. Mobil ini menjadi fenomena bagi pengunjung IIMS 2009, disebabkan bentuknya kompak, fitur yang disuguhkan user friendly dan satu hal yang penting, mobil ini memerlukan sedikit bahan bakar untuk menggerakkan motor listrik.
Kabarnya mobil tersebut akan dijual di Indonesia. Namun pihak Toyota mengaku belum menemukan harga yang pas. Selain itu infrastrukturnya masih kurang memadai. Untuk menunjang produksi massal hybrid, dibutuhkan stasiun pengisian baterai kendaraan (SPBK). Di sini belum ada dan pemerintah belum sanggup memenuhi ketentuan itu.
Berlanjut pada stand Honda, pabrikan CR-V ini memajang Freed sebagai andalan. Sekilas eksterior mobil ini mirip Toyota Avanza. Namun, begitu memasuki interior, serasa Nissan Serena. Sontak para pengunjung
dibuat terkesima.
Harga Freed ditawarkan berkisar Rp 250 juta hingga Rp 300 juta. Ini cukup
kompetitif dan sepadan dengan fitur yang disuguhkan, seperti walktrough
cabin, arm rest, power outlet, paddleshift (A/T), ABS/EBD, dan double din with USB port for MP3.
Setelah stand mobil dijajaki, stand motor pun jadi. Stand motor yang berada di luar gedung, menyuguhkan berbagai inovasi. Salah satunya stand Honda yang mengeluarkan Vario CBS techno. Secara keseluruhan, produk ini mirip dengan Vario lama. Namun penggunaan combi brake dan fosfor indiglow ignition.
Stand Suzuki menampalkan Skydrive. Jika penampilan dan fitur dibandingkan dengan Skywave, terlihat jelas bahwa Sky Wave adalah full
option dan skydrive standard option.
Selain stand otomotif, accecories mobil/motor pun tak ketinggalan menampilkan sejumlah produk. Seperti Venom audio, Vkool sunglasses, helm, boks motor, dan lain sebagainya.
Menurut pengamatan saya, keadaan pengunjung IIMS tahun ini terasa kurang antusias. Mereka hanya terfokus pada stand tertentu. Hal tersebut bisa dimaklumi, sebab ancaman krisis global masih kuat sehingga mengakibatkan daya beli masyarakat yang cenderung turun. Maka dibandingkan dengan yang sudah-sudah, IIMS 2009 terasa hambar.
Indra Yadishu
yadishu@gmail.com