inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Facebook Sebabkan Kerugian

Istimewa
Oleh:
Minggu, 9 Agustus 2009 | 09:59 WIB
INILAH.COM, Jakarta Studi yang dilakukan oleh Nucleus Research mendapati perusahaan yang mengizinkan akses Facebook akan menderita rugi. Facebook juga menimbulkan masalah keamanan.

Facebook menyebabkan kehilangan rata-rata 1.5% produktifitas. Studi pada 237 karyawan itu juga mendapati lebih dari setengah karyawan atau 77% menggunakan Facebook saat jam kerja.

Beberapa karyawan menggunakan Facebook selama dua jam sehari. Dan satu dari 33 karyawan menggunakan Facebook secara ekslusif saat kerja.

"Jika perusahaan menghadapi keuntungan yang tipis serta produktifitas rendah, meskipun tidak popular melarang Facebook akan mengembalikan produktifitas, kata Rebecca Wettemann, vice president of research di Nucleus Research.

Untuk yang menggunakan Facebook di tempat kerja, 87% tidak bisa memberi alasan bisnis penggunaan Facebook.

Analisis lebih jauh menunjukkan potensi keamanan lewat email. Kebanyakan perusahaan tidak mengawasi dan mengatur Facebook termasuk email. Hal itu membuka peluang user Facebook melakukan hal yang tidak sesuai dengan kebijakan komunikasi perusahaan.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
henny @ Senin, 10 Agustus 2009 | 12:02 WIB
kalo gitu, tiap perusahaan sediain temapt penyimpanan hp biar karyawannya gak nongkrongin terus. pasang pengaman di komputer biar karyawan gak jahil. hapus program2 yang medukung agar karyawan gak bisa mengkases lagi. gampang toh...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.