Senin, 28 Mei 2012 | 23:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Lihat Gambar Porno
Polah Arifinto PKS 'Menampar' Wajah Tifatul
Headline
Media Indonesia/M Irfan
Oleh: MA Hailuki
web - Sabtu, 9 April 2011 | 09:16 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Tertangkap basahnya anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Arifinto melihat gambar porno saat Sidang Paripurna merupakan tamparan keras bagi Menkominfo Tifatul Sembiring.

Peneliti Senior The Maarif Institute Rohim Ghazali mengatakan, meskipun Arifinto mengaku tidak sengaja melihat gambar porno itu namun menunjukkan ikrar perang terhadap pornografi yang dilakukan Tifatul belum berhasil.

"Sebuah perang besar yang digemborkan menteri dari PKS terkesan dilanggar oleh kader PKS sendiri. Ini poin yang menampar wajah Tifatul," ujar Rohim kepada INILAH.COM, Sabtu (9/4/2011).

Menurut Rohim, apa yang dilakukan Tifatul tetap menginvestigasi sumber link email porno tersebut sudah tepat. Sebab, jika ternyata hasil investigasi menunjukkan Arifinto tidak hanya sekali melihat gambar porno maka bisa dijadikan dasar menjatuhkan hukuman kepadanya.

"Tifatul sudah benar jangan asal percaya kepada alibi Arifinto, harus cek dulu jangan-jangan sudah sering link email porno itu dilihat baik saat paripurna atau rapat komisi," ujarnya.

Seperti diberitakan, Sebagaimana diberitakan, Anggota DPR Fraksi PKS Arifinto tertangkap kamera sedang melihat gambar porno saat sidang paripurna penutupan masa sidang III tahun 2010-2011, Jumat (8/4/2011).

Arifinto mengaku mendapatkan link email. Setelah diklik ternyata isinya gambar porno. Ia mengaku menghapus gambar tersebut setelah melihatnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menegaskan akan melacak asal usul video porno yang diakses Anggota DPR Fraksi PKS, Arifinto saat mengikuti sidang paripurna di Gedung DPR.

"Saya akan segera perintahkan staf untuk melacak asal-usul gambar porno itu. Dari mana sumber asal usulnya kita bisa lacak itu," ujar Tifatul melalui siaran persnya kepada INILAH.COM, Jumat (8/4/2011). [mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
35 Komentar
siwi
Jumat, 29 April 2011 | 08:42 WIB
memang gambarnya beda sih... tapi gambar keduanya bener kok... tolonglah bersikap objektif.. klo salah y ngaku salah... jangan yang salah diputar balik atau dianggap benar... terima kenyataan aja lahhh
karin
Sabtu, 23 April 2011 | 17:34 WIB
menurut saya,yang jadi masalah disini bukan kepornoan sang anggota DPR. dari awal Arifinto sendiri sebagai anggota DPR memang bersalah. coba saja anda semua pikir baik2,dia sendiri berdalih hanya mengecek email. anggota DPR macam apa pula yang di tengah2 rapat mengecek email? bukankan sangat tidak etis? bagaimana negara mau maju kalau anggota DPR sendiri pada saat rapat malah sibuk dengan emailnya sendiri?
Minggu, 17 April 2011 | 08:58 WIB
hanya orang buta yang gak bisa membedakan 2 gambar di atas.
mbah37
Sabtu, 16 April 2011 | 06:12 WIB
sekarang kita hidup di zaman penghujung puncak fitnah yaitu fitnah dajjal....waspadalah!!!! gambar ini rekayasa liat aja KUku pak arifinto kok di gambar satu bisa tiba2 panjang (vampire kali....), PC tabletnya kok beda juga ya, karpet juga agak beda....Bagaimana ini pakar IT dan telematika kita,,,masak kalah sama masyarakat awam untuk analisa gambar sampah kayak gini
Ahmad Izzuddin Al-Qossam
Jumat, 15 April 2011 | 20:55 WIB
Komentar kader PKs ngaco semua termasuk analisa murahan di http://www.diigo.com/item/image/18sbr/rbwn?size=o apa adminnya ini udah kerjasama sama kader PKS? kalo mau ngajak ribut, ke mediaindonesia sana. ada 60 gambar yg siap kalian analisa, jangan lupa cek metadatanya. buat inilah.com, coba minta (kalo perlu bayar) sama media indonesia buat nampilin gambar aseli yg kiri itu, jangan motret dari layar komputer. Jadinya, para kader PKS makin ngaco. thanks. Hidup PKS!!
iyan
Jumat, 15 April 2011 | 15:49 WIB
KACAU dech Dunia Permediaan Indonesia... demi sebuah KEBENCIAN terhadap Kebaikan, cara2 BUSUK pun rela dilakukan..... KURANG AJAR
avicena nih
Jumat, 15 April 2011 | 13:48 WIB
silakan menunggu saja kapan aib si pembuat berita ini disibak oleh Allah. kalaulah tidak di dunia ya di akhirat kelak. wong fitnah kok terang-terangan... duh !! mbok yo isin. biasanya kan ada kolom 'serupa tapi tak sama' untuk anak-anak di koran/majalah. cocok nih diposting disana...hadehhh !!!
denbagus
Jumat, 15 April 2011 | 13:45 WIB
Sabar2... kita ambil hikmahnya. Udah jelas dari gambar itu. Ini bukti bahwa itulah kerjaan media. Dia harus bertanggung jawab atas yg diberitakan. Masyarakat tdk gampang dibodohi, kecuali memang orang2 yg niatnya gak baik kesempatan utk "menampar" musuhnya. Lebih cocok.. media yg buat dan orang "pengganti Arifinto" perlu diusut/diperiksa "pencemaran nama baik pers"
inilahfitnah.com
Jumat, 15 April 2011 | 13:24 WIB
wuaaaah...ga salah nih kalo media=tukang fitnah..demi "hotnews" rela memanipulasi fakta...tak salah jika satu grup dengan TV merah..terlebay mengabarkan.. satunya porno satunya fitnah lengkaaaaaap sekali..sampah!!
Ahmad Izzuddin Al-Qossam
Jumat, 15 April 2011 | 10:20 WIB
Ah, untunglah saya masih bisa berlaku adil. Tak serta merta menuduh potografernya penebar pitnah, juga tak sekonyong2 menerima kenyataan bahwa arifinto korban penjebakan. itulah yg membedakan org PKS dg saya. Jawaban/tanggapan PKS pastinya seperti jawaban2 sebelum komen saya ini. Sangat tak didasari ilmu, hanya ngerti dalil, itupun sepotong2. Coba serahkan saja pada ahlinya: apakah arifinto membuka email yg ada link pornonya atau milih2 difolder. Saya paham, semua kader PKS geram. Makanya, kalian sebisa mungkin membuat alur cerita ini berubah baik itu di twitter atau di FB. Namun, setelah saya cermati, malah makin memalukan. Analisa kader2 PKS terhadap gambar2 yg ada di inilah.com ini ada ngawur, parahnya lagi malah pake dalil seperti ini: "Dan mereka membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya." (QS. Ali Imran : 54) Sudahlah, saya tau kalian kesal karena ada CALEG PKS yg begitu, tp jangan serta merta mengatakan (dg dalil) bahwa ini makar. Sungguh, kalian sudah berlaku tak adil. Malah ada yg lebih parah lagi dengan mengutip ayat ini: "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (Al Hujuraat : 6) Seolah, fotografer ini adalah org yg fasik, Naudzubillah. Sadarlah PKS, kalian hanya menggunakan dalil hanya untuk menyerang balik. Bukankah kalian selalu berslogan dg ayat: "Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum, mendrongmu untuk tidak berlaku adil, berlaku adillah sebab adil itu lebih dkt kepada takwa.." wasalam
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.