INILAH.COM, Jakarta - Tertangkap basahnya anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Arifinto melihat gambar porno saat Sidang Paripurna merupakan tamparan keras bagi Menkominfo Tifatul Sembiring.
Peneliti Senior The Maarif Institute Rohim Ghazali mengatakan, meskipun Arifinto mengaku tidak sengaja melihat gambar porno itu namun menunjukkan ikrar perang terhadap pornografi yang dilakukan Tifatul belum berhasil.
"Sebuah perang besar yang digemborkan menteri dari PKS terkesan dilanggar oleh kader PKS sendiri. Ini poin yang menampar wajah Tifatul," ujar Rohim kepada INILAH.COM, Sabtu (9/4/2011).
Menurut Rohim, apa yang dilakukan Tifatul tetap menginvestigasi sumber link email porno tersebut sudah tepat. Sebab, jika ternyata hasil investigasi menunjukkan Arifinto tidak hanya sekali melihat gambar porno maka bisa dijadikan dasar menjatuhkan hukuman kepadanya.
"Tifatul sudah benar jangan asal percaya kepada alibi Arifinto, harus cek dulu jangan-jangan sudah sering link email porno itu dilihat baik saat paripurna atau rapat komisi," ujarnya.
Seperti diberitakan, Sebagaimana diberitakan, Anggota DPR Fraksi PKS Arifinto tertangkap kamera sedang melihat gambar porno saat sidang paripurna penutupan masa sidang III tahun 2010-2011, Jumat (8/4/2011).
Arifinto mengaku mendapatkan link email. Setelah diklik ternyata isinya gambar porno. Ia mengaku menghapus gambar tersebut setelah melihatnya.
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menegaskan akan melacak asal usul video porno yang diakses Anggota DPR Fraksi PKS, Arifinto saat mengikuti sidang paripurna di Gedung DPR.
"Saya akan segera perintahkan staf untuk melacak asal-usul gambar porno itu. Dari mana sumber asal usulnya kita bisa lacak itu," ujar Tifatul melalui siaran persnya kepada INILAH.COM, Jumat (8/4/2011). [mah]