INILAH.COM, Jakarta Perusahaan promosi web uSocial.net mengklaim telah disewa oleh Michael Jackson untuk membeli follower di Twitter bagi raja pop itu semasa masih hidup.
Saya tidak bisa mengakui melakukan perjanjian dengan Michael Jackson secara langsung. Tapi kami berhubungan dengan orang di keluarganya yang meminta kami untuk melakukan promosi di Twitter dengan akun atas nama Michael, kata CEO uSocial.net Leon Hill.
uSocial mengatakan 25.000 orang dibeli untuk menjadi follower Jackson dan perusahaan itu masih berusaha untuk memenuhi target itu.
Akan lebih menyenangkan untuk melayani Michael Jackson di waktu dan kondisi berbeda, kata Hill.
Pada Desember uSocial menerima peringatan Digg.com menyangkut layanan social bookmarking berbayarnya itu. Namun uSocial tidak mengindahkan. Belakangan perusahaan itu mendapat gugatan hukum dari dua jaringan radio besar Australia.[ito]