INILAH.COM, Jakarta Kerjasama Indonesia dan Venezuela akhirnya terwujud melalui pendirian sebuah politeknik di Provinsi Aceh. Politeknik itu rencananya akan diresmikan Rabu 12 Agustus besok.
Menlu Hassan Wirajuda dan Wakil Menteri Pendidikan untuk Urusan Pendidikan Tinggi Republik Bolivaria Venezuela, Dr Tibisay Cruz Hung Rico akan meresmikan Politeknik Indonesia-Venezuela, demikian pernyataan dalam situs resmi Deplu, Selasa (11/8).
Kampus politeknik itu memiliki tiga fakultas, yakni Fakultas Peternakan, Perikanan, dan Pertanian. Bangunan terdiri dari gedung rektorat, gedung serbaguna, kantin, masjid, perpustakaan, serta asrama putri dan asrama putra yang bisa menampung hingga 120 orang.
Pembangunan politeknik itu menelan biaya Rp 36,9 miliar. Deplu mengumpulkan dana bantuan sebesar Rp 18,6 miliar, sementara Pemerintah Venezuela memberi bantuan sebesar US$ 2 juta (sekitar Rp 19,7 miliar), lanjut rilis tersebut.
Setelah diresmikan, politeknik tersebut akan diserahkan kepada Gubernur Provinsi Aceh, Irwandi Yusuf. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !