Selasa, 29 Mei 2012 | 01:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Twitter Tidak Sesiap Facebook
Headline
Istimewa
Oleh:
web - Rabu, 12 Agustus 2009 | 13:43 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Masalah yang menimpa Twitter tak kunjung usai. Setelah lumpuh pada pekan lalu, jejaring sosial yang sedang naik daun itu telah mendapat serangan baru. Twitter dinilai tak sesiap Facebook.

Pada Rabu pagi, Twitter kembali sulit diakses. Pengguna Twitter terus mengalami masalah secara sporadis, terutama jika menggunakan software pihak ketiga semacam TweetDeck untuk mengaksesnya.

Twitter memposting pemberitahuan, terus melakukan pembenahan dan juga melakukan update.

Alex Payne pengawas developer pihak ketiga Twitter mengeluarkan beberapa catatan di forum online mengenai detail serangan itu. Ia menyebut Twitter mengalami setidaknya dua serangan distributed denial-of-service. Serangan yang juga disebut DDOS itu merupakan serangan cyber di mana situs dibanjiri data palsu dari komputer yang dikontrol oleh hancker.

Sementara Facebook yang mendapat serangan serupa lebih siap. Barrett Lyon, pakar serangan denial-of-service mengatakan Twitter rawan serangan itu karena tergantung pada satu penyedia jaringan, serta persiapan internalnya buruk.

Serangan denial-of-service sudah lama muncul di internet. Bagi sebagian perusahaan yang menjalankan situs, upaya mengatasi serangan DDOS selalu masuk dalam rencana perusahaan itu.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.