INILAH.COM, Jakarta - Dunia usaha menghargai keputusan MK atas sengketa Pilpres 2009. Dengan keputusan itu, Indonesia terhindar dari pemilu yang diulang atau pemilu putaran dua.
"Kita tahu, putaran dua atau diulang, pemilu selalu menelan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi dengan implikasi lainnya," ujar Bambang Soesatyo, Ketua Komite Tetap Perdagangan Dalam Negeri Kadin Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/8).
Yang terpenting dari semua itu, lanjutnya., keputusan MK praktis menimbulkan kepastian dan sangat penting bagi Indonesia untuk membuat kepastian tentang pemerintahan, agar segala sesuatunya bisa berjalan normal lagi.
Dengan keputusan MK itu, para pengusaha berani untuk membuat keputusan untuk investasi baru atau perluasan. Para direktur jendral di semua depratemen atau pejabat lainnya juga tidak ragu-ragu lagi untuk kerealisasikan proyek yang telah diprogram. Yang terpenting juga, lanjutnya, bagi rakyat adalah mengetahui bahwa Pilpres 2009 dilaksanakan dengan banyak kekurangan, terutama aspek persiapan teknis dan administrasi.
"Kedewasaan rakyat kita dalam menggunakan hak politiknya terus diuji, dan rakyat selalu memenangkan ujian itu. Sekali lagi, biarlah rakyat yg menilai apakah keputusan itu tepat atau tidak. Apakah pilpres ada kecurangan atau tidak, yang penting, saat ini telah ada kepastian. Sehingga diharapkan upaya recovery ekonomi yang dijanjikan pasangan pemenang pilpres dapat segera diwujudkan." [cms]