INILAH.COM, Jakarta - PT Berau Coal telah mengantongi dua buyer batubara asal China, dengan volume kontrak sebesar 700 ribu ton.
Demikian dikatakan Direktur Utama PT Berau Coal, Bob Kamandanu kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/8). "Kita sudah ada kontrak baru dengan dua perusahaan di Cina, dengan volume masing-masing 500 ribu ton dan 200 ribu ton," ujarnya.
Bob melanjutkan, pihaknya telah melakukan pengiriman pertama sejak Juli lalu dengan masa kontrak 8 bulan. Sayangnya, Bob enggan menyebutkan nama perusahaan dan harga transaksi tersebut.
Bob menjelaskan untuk tahun ini pihaknya menargetkan dapat menjual 14,2 juta ton batubara dari total produksinya sebesar 15 juta ton. "Net profit tahun ini kami targetkan akan meningkat menjadi di atas US$ 150 juta dari net profit tahun lalu sekitar US$ 80 juta," ungkapnya.
Bob menambahkan, untuk tahun depan pihaknya berencana akan meningkatkan produksi menjadi 17 juta ton. Namun saat ditanya target penjualan tahun depan, Bob enggan menyebutkan angka. "Kita lihat harga tahun depan," tandasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !