INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak boleh bergantung pada ekspor semata.
Demikian dikatakan SBY dalam pidato kenegaraaan dalam rangka HUT ke-64 RI di depan rapat paripurna DPR, Jakarta, Jumat (14/8). "Ke depannya, Indonesia harus memperkuat ekonomi dalam negeri dan tidak boleh hanya menggantungkan ekspor sebagai pertumbuhan Indonesia," kata SBY.
Lebih jauh, ia mengungkapkan strategi yang bersifat ekspor oriented tentu bukanlah pilihan Indonesia. Di sisi lain, ekonomi nasional mesti terjadi pertumbuhan yang merata di seluruh tanah air.
Oleh karena itu, ekonomi nasional mesti dikembangkan berdasarkan keunggulan kooperatif dan sekaligus keunggulan kompetitif serta diperlukan mekanisme pasar untuk efisiensi, namun memberikan ruang bagi pemerintah yang tepat untuk menjamin keadilan.
"Strategis besar pembangunan ekonomi Indonesia harus memadukan pendekatan sumber daya, pengetahuan, dan budaya. Pertumbuhan ekonomi yang dipilih dan dianut Indonesia adalah pertumbuhan disertai pemerataan agar benar-benar membawa rasa adil," ungkapnya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !