INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, aksi terorisme di Tanah Air tidak mengganggu stabilitas ekonomi dalam negeri karena Indonesia adalah bangsa yang besar dan kuat dalam menghadapi aksi tersebut.
Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato kenegaraannya pada rapat paripurna di Jakarta, Jumat (14/8). "Kita bisa lihat hari ini nilai rupiah dan indeks harga saham kita justru semakin menguat. Berbagai kegiatan ekonomi dan kegiatan masyarakat lainnya terus berjalan semakin marak," terang SBY.
Ia melanjutkan, bahwa negara tidak boleh dan tidak akan kalah melawan terorisme. Ia melanjutkan, pertumbuhan ekonomi mesti terus dijaga dan tingkatkan. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi harus topang oleh kemampuan bangsa. [san/cms]