INILAH.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau kepada semua elemen partai yang telah terkotak- kotak akibat pemilu legislatif dan pilpres untuk berbaikan. Caranya, dengan memanfaatkan buka puasa bersama di bulan Ramadhan.
"Seruan kepada elemen bangsa, inilah saatnya untuk kedepankan persaudaraan. Inilah momentumnya. Kan selama Ramadhan ada tradisi bagus seperti buka puasa bersama. Manfaatkan lah untuk elit politik," ujar Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di Gedung Dewan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (14/8).
Din menuturkan, dengan adanya buka puasa dan sahur bersama, dimungkinkan bisa meredam emosi dari pendukung partai. Karena sebelumnya sempat tidak puas dengan putusan MK yang menolak gugatan pasangan Mega Pro dan JK Win.
"Para Dai atau Ulama yang sering muncul di televisi juga kami imbau untuk fokus pada upaya rekonsiliasi. Atau bahasa kami ya islah. Manfaatkan betul," katanya.
PP Muhammadiyah juga menyatakan bahwa momentum Ramadhan untuk mempertautkan kembali hati yang mungkin selama pileg dan pilpes telah terjadi perbedaan pendapat dan pilihan sehingga menimbulkan keretakan hati. [mvi/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !