Senin, 28 Mei 2012 | 17:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'KPU Rapor Merah Kok Minta Naik Kelas?'
Headline
Poempida Hidayatulloh
Oleh: Rafiqa Qurrata A'yun
web - Minggu, 16 Agustus 2009 | 09:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pernyataan Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary yang menyebut tak ada yang bisa memaksa anggota KPU mengundurkan diri dinilai kurang pantas. Pernyataan itu seperti anak yang rapornya penuh angka merah, namun minta naik kelas.

"Analoginya, jika seorang anak murid mendapatkan rapor dengan angka merah yang banyak, apakah dia pantas dilanjutkan untuk naik kelas?" kata Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Poempida Hidayatulloh dalam pesan singkatnya kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (16/8).

Menurut Poempida, pernyataan KPU mungkin memang ada benarnya karena ketentuan undang-undang tidak mengatur mekanisme untuk itu. Namun, KPU harus ingat bahwa putusan MK juga menyatakan KPU bersikap tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu.

"Pernyataan Ketua KPU yang menyatakan bahwa tidak ada yang bisa memaksa Anggota KPU mengundurkan diri memang benar. Namun demikian, jika Mahkamah Konstitusi telah memberikan stempel konstitusional bahwa KPU telah melaksanakan tugasnya dengan tidak profesonal, juga memberikan makna yang sangat dalam," jelas Poempida.

Poempida pun menyayangkan pernyataan Hafiz yang dinilainya kurang pantas. "Hanya orang-orang yang punya hati dan berpikiran dewasa yang paham dan akan mengerti makna stempel seperti itu," tandasnya. [fiq]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.