INILAH.COM, Jakarta - Facebook mengambil langkah strategis dengan membeli FriendFeed.com beserta tim berbakatnya. Langkah Facebook itu menjadi ancaman berat bagi Google.
Facebook telah merilis pencarian baru dengan kemampuan untuk membagi status dengan seluruh jaringam secara real-time. Langkah itu menyusul rencana browser khusus jejaring sosial disebut RockMelt.
Semua langkah itu menjadikan Facebook selangkah lebih maju dan mengukuhkan diri sebagai platform yang harus digunakan.
Facebook bukanlah Google, tapi telah memikat lebih dari 250 juta member dalam jangka waktu singkat. Lebih penting lagi, Facebook telah berhasil menggapai massa penting lewat membership sebagai mesin otomatis untuk meningkatkan membernya.
Setiap member baru Facebook akan mencari teman dan mengudang untuk bergabung di jaringan Facebook.
Pekan lalu Nielsen melaporkan Facebook telah menjadi jejaring sosial yang paling banyak digunakan. Untuk April saja, user meluangkan 13,9 miliar menit di Facebook.
Google mungkin saja merasakan panasnya Facebook. Google telah belajar dari pesaingnya Microsoft. Jika tidak bisa membeli kompetisi, maka harus mengikuti kompetisi itu dan memasukkan fungsionalitas di plaform atau produk.
Oleh karena itu, Google pekan ini telah merilis iGoogle, web portal yang bisa dipersonalisasi.
Jejaring sosial datang dan pergi. Orang familiar dengan beberapa nama seperti MySpace, LinkedIn, Twitter dan Facebook, tapi juga banyak yang lain.
Alta Vista dan Excite pernah menjadi mesin pencarian yang popular bersama Google. Kini Facebook melakukan langkah strategis untuk menjadi Google selanjutnya sebagai situs pencarian top dan bukan menjadi MySpace selanjutnya yang hanya sebagai raja jejaring sosial.[ito]