Senin, 28 Mei 2012 | 17:34 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Aceh Awali 17-an dengan Salawat Badar
Oleh:
web - Senin, 17 Agustus 2009 | 15:44 WIB
INILAH.COM, Banda Aceh Sebagai provinsi yang diberi keistimewaan menjalankan syariat Islam, Aceh menjalankan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-64 dengan cara berbeda. Yakni, mengawalinya dengan lantunan salawat badar.

"Ini sebuah keistimewaan bagi Aceh, dan salawat badar ini juga sudah sering kita lakukan mengawali setiap upacara 17 Agustusan sejak 2006 lalu," kata Wagub Muhammad Nazar, di banda Aceh, Senin (17/8).

Selain diawali salawat badar, upacara juga dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. "Nilai keistimewaan Aceh itu terlihat dari sisi religiusnya, yaitu Islam. Apapun bentuk kegiatan yang kita laksanakan mengandung nilai-nilai Islami, termasuk upacara ini," jelas Ketua DPRA Sayed Fuad Zakaria.

Menurutnya, pembacaan salawat badar dan pembacaan ayat suci Al-Quran saat upacara seperti bukan suatu masalah dalam hal protokoler. Fuad Zakaria sendiri dalam upacara itu dipercayakan membaca teks proklamasi. "Ini identitas daerah kita. Lagipula ini tidak bertentangan dengan Undang-undang. Bahkan, sikap nasionalime bangsa kita tidak pudar," katanya.

Pembacaan salawat badar dan ayat suci Al-Quran sendiri mulai dilakukan sejak 2006 setelah diberlakukan UU No 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA). Saat itu, upacara peringatan kemerdekaan yang pertama dilakukan pascabencana tsunami dan perjanjian damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah RI. [*/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.