INILAH.COM, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero bersama Asosiasi Pengusaha Listrik Panas Bumi (API) akhirnya membatalkan rencana menggunakan tim independent PLTP.
Tim ini tadinya ditunjuk untuk menghitung harga ideal listrik panas bumi, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
Menurut Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy, Abadi Poernomo keputusan membatalkan pemakaiaan jasa tim independent dalam menghitung harga ideal listrik panas bumi ini sesuai dengan arahan dari pemerintah, melalui Peraturan Menteri (Permen) soal harga listrik panas bumi.
"Menurut Permennya, PT PLN memang diminta untuk menghitung besaran harga listrik panas bumi sendiri," kata Abadi Poernomo melalui pesan singkat yang diterima INILAH.COM di Jakarta, Selasa (18/8).
Sebelumnya Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE), Jackobus Purwono menjelaskan kalau PLN sudah sanggup menghitung harga listrik panas bumi. Untuk itu, tambah Jack, pihaknya telah mengistruksikan kepada PLN untuk dalam waktu 2 pekan sudah menetapkan harga ideanya.
Sebelumnya, PLN mengaku merasa kesulitan jika harus menetapkan Harga Perkiraan Sementara (HPS) di masing-masing sumur karena keterbatasan informasi yang dimilikinya. Menurut Purwono, PLN tidak perlu menetapkan HPS dari masing-masing sumur, namun dengan mengklasifikasikan sumur-sumur tersebut secara bertingkat dan menetapkan HPT-nya.
Untuk diketahui, belum ketemunya kesepakatan harga listrik panas bumi antara pengembang PLTP dengan PLN selaku pembeli utama listrik panas bumi dikhawatirkan bakal menghambat proyek listrik 10 ribu MW tahap kedua yang hampir 70% mengandalkan listrik PLTP ini.
Sebelumnya memang terjadi silang pendapat soal harga listrik PLTP. Pihak pengusaha PLTP yang tergabung dalam API menginginkan agar harga listrik PLTP capai US$9 sen per KWH. Perhitungan tersebut jauh dari hitungan PLN yang hanya US$ 5-6,5 sen per KWH.
Silang pendapat ini, sebelumnya disepakati untuk memakai tim independent yang menghitung harga idealnya. Namun dalam perkembangannya sesuai arahan Permen maka PLN pun diminta untuk menghitung sendiri harga listrik PLTP ini, yang dengan sendirinya menggugurkan rencana pemakaian tim independent. [cms]