INILAH.COM, Jakarta - Prabowo akan mengucapkan selamat atas terpilihnya SBY-Boediono sebagai presiden dan wakil presiden RI 2009-2014 secara langsung. Kubu JK Win menganggap hal tersebut terlalu berlebihan.
"Belum pernah ada tradisi Partai Golkar menggelar pidato mengakui kemenangan pesaing dalam pemilihan presiden," ujar juru bicara pasangan JK-Wiranto, Indra J Piliang kepada INILAH.COM, Jakarta, Selasa (18/8).
Menurut Indra, ucapan selamat sudah disampaikan langsung oleh JK pada SBY pascaputusan MK terkait sengketa proses pemilihan presiden. Bahkan, hal serupa kembali diulang JK ketika membuka Rapimnas Golkar beberapa waktu lalu.
"Itu sudah cukup," tandas Indra.
Bagi kubu JK Win, lanjut Indra, pilpres sudah menjadi sejarah. Sehingga hanya dapat dianalisa dan untuk ditulis ulang untuk diketahui orang pada masa mendatang.
"Golkar berpendapat, sebaiknya tak lagi mengurusi sejarah tapi bagaimana menentukan masa depan partai sejak saat ini," tegas Indra. [ana]