INILAH.COM, Jakarta - KPU telah secara resmi menetapkan SBY sebagai presiden terpilih. Mewati Soekarnoputri dan JK sudah tidak punya harapan lagi menjadi presiden bahkan pada pemilu 2014 yang akan datang. Mega pun disarankan menjadi bunda bangsa dan JK mengurus pendidikan.
"Saya mengharapkan, di hari tuanya Mega lebih baik melepaskan diri dari semua kegiatan itu dan menjadi bunda bangsa. PDIP dilepaskannya atau menjadi penasihat partai," ujar sejarawan Anhar Gonggong kepada INILAH.COm, Jakarta, Selasa (18/8).
Menurut Anhar, sebaiknya Mega membina orang lain di PDIP untuk dikembangkan menjadi tokoh besar bahkan melebihi dirinya. Atau lebih baik lagi mempersiapkan anaknya untuk menggantikan dirinya di PDIP.
"Kalau JK lebih baik kembali mengorganisir keluarga kembali dalam bidang bisanin atau berbuat lebih bergerak di bidang pendidikan Islam. JK punya beban yang lebih ringan saat lepas dari Golkar. JK bisa jadi penasihat kalau diminta saja oleh partai," ungkapnya.
Jika JK mengembangkan pendidikan di kampungya, sambung Anhar, itu sangat berarti bagi bangsa ini. "Atau bahkan dia menulis buku tentang pemikirannya soal pembangunan ekonomi bangsa ke depan. Agar dapat dimanfaatkan seluaruh anak bangsa yang punya cita-cita membangun Indonesia. Itu akan jauh lebih berarti dibandingkan JK menjadi presiden," pungkasnya. [mut]