INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan saham Gozco Plantation (GZCO) pada perdagangan hari ini cukup atraktif yang naik hingga 9,13% ke Rp 215 per saham. Kenaikan ini dipengaruhi oleh sentimen kenaikan harga CPO ke depan dan rencana penambahan lahan.
Hal itu dikatakan analis saham Sinarmas Securities, Alfiansyah kepada INILAH.COM Rabu (19/8). "Investor melihat valuasi GZCO masih cukup araktif dibandingkan AALI dan LSIP yang sudah terlalu tinggi dan masih tertekan," katanya.
Dengan valuasi yang masih kecil, dipadu dengan rencana perseroan untuk menambah lahan memberikan sentimen positif kepada saham perkebunan ini. GZCO merencanakan akan menambah 30 ribu hektar lahan melalui anak usahanya PT Sumber Terang Agro Lestari (STAL). Sumber dana tersebut dialokasikan dari sisa dana IPO sebesar Rp 337,5 miliar.
Pada pukul 15.00 saham GZCO naik Rp 15 ke 215 dengan nilai transaksi Rp 63,7 miliar dengan volume sebesar 623,315 lembar saham dengan 3.511 kali transaksi.
Dalam jangka pendek, saham GZCO akan bergerak menuju Rp 250 dan jangka menengah masih memiliki tenaga ke Rp 300. Hal ini didukung oleh permintaan dunia terhadap CPO tetap naik. Belum lagi permintaan dari China dan India masih cukup tinggi sebagai pengimpor CPO. Hal ini tetap sejalan dengan status Indonesia sebagai produsen CPO terbesar setelah berhasil menggeser Malaysia. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !