Minggu, 27 Mei 2012 | 07:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kadin: Dana Pemda di SBI Harus Dihabiskan
Headline
Bambang Soesatyo - inilah.com /Dokumen
Oleh:
web - Rabu, 19 Agustus 2009 | 17:22 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemda harus diwajibkan menghabiskan dana di SBI untuk membangun daerah, dengan merealisasikan proyek-proyek yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Kalau hanya bisa cari untung di instrumen SBI, dana transfer tahun berikutnya mesti dikurangi.

Hal itu dikatakan Ketua Komite Tetap Perdagangan Dalam Negeri Kadin Indonesia, Bambang Soesatyo, di Jakarta Rabu (19/8). "Katakanlah, dibatasi pada jumlah untuk pengeluaran dan belanja rutin. Sedangkan anggaran untuk proyek baru ditolak saja," katanya.

Masalah di pemerintah pusat adalah tidak jeli menilai rekam jejak masing-masing Pemda dalam mengelola, memanfaatkan dan mempertanggungjawabkan anggaran. Namun masalahnya bukan hanya di Pemda, tetapi juga di pemerintah pusat di Jakarta. Pada tingkat pemda, masalah utamanya pada kualitas SDM. Kualitas SDM yang tidak mumpuni menyebabkan perencanaan pembangunan daerah tak punya arah yang jelas.

Ujung-ujungnya, birokrat daerah menggagas proyek yang asal-asalan agar DIP terisi. Saat menerima transfer dari pusat, mereka bingung dan tak mampu merealisasikan semua proyek yang digagasnya. Jalan pintasnya, dana-dana dari pusat itu sekadar ditempatkan di SBI. Jumlah dana daerah di SBI terus membengkak.

"Masalahnya, pengelolaan dan mekanisme pertanggungjawabannya belum jelas atas pendapatan bunga dari penempatan di SBI. Pengawasannya juga tidak jelas," jelasnya.

Dengan demikian jangan heran kalau Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) masih belum memuaskan penggunaannya. Kalau LKPP-nya sendiri dinyatakan disclaimer oleh BPK, faktor itu juga mencerminkan buruk atau rendahnya kualitas pengelolaan anggaran oleh oleh banyak pemerintah daerah. "Akan lucu dan aneh kalau LKPP-nya disclaimer, tetapi LKPD-nya bisa lebih baik dari disclaimer. Kesannya jadi nggak nyambung antara pusat dan daerah," paparnya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.