INILAH.COM, Mason - Amarah terlihat di wajah Andy Roddick ketika petenis Amerika itu membanting raketnya ke lapangan, tak mampu menerima apa yang baru saja dialaminya dalam turnamen Cincinnati Masters.
Hanya berselang dua minggu menjelang Amerika Serikat Terbuka, petenis papan atas dunia itu menelan kekalahan.
Rekan senegaranya, Sam Querrey, mampu mengembalikan tiap pukulan Roddick dengan baik. Pada dua tiebreak di pertandingan Rabu malam (19/8) itu, pukulan Querrey akhirnya menundukkan peringkat lima dunia itu 7-6(11), dan 7-6 (3).
Pada pertandingan pertamanya di Cincinnati Masters, Roddick menyia-nyiakan keunggulan 5-2 pada tiebreak set pertama. Roddick kehilangan ketenangannya setelah kejar mengejar pada set kedua, di malam yang lembab itu, membuat keduanya mencucurkan keringat ke setiap jengkal lapangan.
Tak dapat menerima kekalahan, Roddick melampiaskan amarahnya dengan membanting raket keras-keras setelah takluk pada set kedua.
Ini adalah kemenangan pertama Querrey dalam empat kali pertemuannya melawan Roddick. Menurut Querrey, kepercayaan dirinya bertambah setelah mampu memenangkan set pertama.
Set pertama itu adalah kunci saya, ujar Querrey, yang memenangkan 16 pertandingan dari 20 pertandingan terakhirnya.[-]