INILAH.COM, Jakarta - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM) diprediksi tahun ini akan menggaet laba bersih mencapai 3 kali lipat dari tahun lalu.
Demikian dijelaskan analis Optima Kharya Sekuritas Arief Budiman dalam risetnya Jumat (21/8). Hal ini lantaran tahun depan perseroan akan menaikkan produksi batubara sebesar 10% menjadi 22,55 juta ton. Hal ini menjadi sentimen positif bagi harga sahamnya. "Kami merekomendasikan beli dengan target harga Rp33.900," katanya.
Pada penutupan perdagangan bursa kemarin (20/8), harga saham ITMG ditutup meroket 900 poin ke level Rp24.200. [san/cms]