inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Wow! Ada Al Quran Raksasa di Surabaya

Headline
inilah.com /Agung Rajasa
Oleh:
Minggu, 23 Agustus 2009 | 12:22 WIB
INILAH.COM, Surabaya - Pelaku jasa perhotelan, Sheraton Hotel and Towers di Surabaya ikut menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1430 H. Monumen Al Quran raksasa seluas 2,4 meter x 2,4 meter berbahan coklat dibangun.

"Menariknya, monumen tersebut juga disertai tasbih raksasa yang juga berbahan coklat," kata Asisten Direktur Makanan dan Minuman Sheraton Surabaya Hotel and Towers, Firman S. Permana di Surabaya, Minggu (23/8).

Menurut dia, awalnya pembuatan kitab suci umat Islam berukuran raksasa itu akan dikerjakan seluas 4 meter x 4 meter. "Setelah mengukur luas area pemajangan Al Quran raksasa yakni di lobi hotel, kami berubah pikiran, karena ukuran awal yang kami desain terlampau besar," ujarnya.

Ia memperkirakan, kreasi pembuatan Al Quran yang dilakukan bersama timnya beranggotakan tujuh orang koki hotel itu adalah kreasi pertama di Surabaya. "Dari jumlah tersebut, tiga orang merupakan tim artis yang mendesain tampilan monumen religi dan empat orang selanjutnya termasuk tim yang meramu seluruh bahannya," ujarnya.

Mengenai bahan, ia mengaku, hanya menggunakan komposisi bahan seperti membuat kue tart biasa. Namun, bahan yang mendominasi monumen tersebut adalah coklat. "Bahan ini menghiasi tepi kanan kiri Al Quran raksasa dan butiran tasbih," katanya.

Ia menambahkan, inspirasi awal pembuatan monumennya merupakan inovasi dari kreasi sebelumnya seperti bedug dan masjid. "Sementara, lama waktu pengerjaannya membutuhkan dua pekan. Rencananya, Al Quran raksasa ini dipajang hingga Ramadhan berakhir," imbuhnya.

Di tempat tersebut, warga asal Surabaya yang ikut menyaksikan monumen itu, Supriyadi, merasa kagum, karena kreativitas unik itu jarang didapati di tempat lain. "Meski kagum dengan hasil kreasi hotel ini, saya sangat menyayangkan kenapa kreasi unik ini belum memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Sabtu malam (22/8), hotel ini juga melakukan hal menarik lain, menyuguhkan tamu hotel yang berbuka puasa perdana dengan iringan musik gambus nan rancak ala Timur Tengah.

Selain itu, juga menghadirkan ragam jajanan pasar untuk takjil, berkonsep Takjil Gendong. Takjil itu dibawa seorang koki berbusana hitam-jingga, mengenakan peci, dan memukul kentongan berbahan bambu untuk mengingatkan tamu berbuka puasa. [*/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.