INILAH.COM, Palembang Usaha Sriwijaya FC (SFC) menjadi klub terkuat di Indonesia Super league (ISL) 2009/2010 terus diwujudkan dengan mengincar pemain-pemain top, baik dari Asia maupun non-Asia.
Untuk memenuhi kuota satu orang pemain asing non-Asia, SFC saat ini sedang melakukan perburuan terhadap striker sekaligus kapten Liberia, Oliver Makor. Kehadiran Makor diharapkan dapat melengkapi keberadaan dua striker murni yang dimiliki SFC, Rahmat Rivai dan Mustafa Aji serta Keith Kayamba Gumbs yang bisa beroperasi sebagai striker dan gelandang.
"Kita baru mempunyai dua pemain asing non-AFC, Keith Kayamba Gumbs dan Zah Rahan sedangkan regulasi PSSI memperbolehkan setiap klub diperkuat tiga pemain asing non-AFC," ucap Hendri Zainuddin selaku wakil presiden teknik SFC.
Usia Makor yang sudah mencapai 36 tahun diakui pelatih Rahmad Darmawan bukan merupakan suatu kendala yang berarti selama masih memiliki kemampuan teknis dan fisik yang bagus.
Untuk melengkapi jatah pemain asing asal Asia, SFC sedang mendatangkan lima pemain asal Iran untuk melakukan seleksi masuk sebagai anggota LaskarWog Kito.
Selain lima pemain Iran, klub yang bermarkas di Stadion Gelora Jakabaring itu juga sedang memantau pemain naturalisasi asal Nigeria yang kini menjadi bek tim nasional Singapura, Precious Emuejeraye.
"Setelah lama terkonsentrasi memburu pemain asing non-Asia, kini saatnya SFC mulai fokus untuk membidik pemain asing Asia, mengingat kuota pemain Asia yang berjumlah dua orang, masih kosong," kata Hendri seperti dikutip dari Antara.[*/nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !